Biosorpsi ion tembaga dalam limbah tailing menggunakan jamur pelapuk putih amobil Biosorption of copper ion in tailing mining effluent using immobilizede white-rot fungi

Firda DIMAWARNITA, . SUHARYANTO, . TRI-PANJI1, Nur RICHANA, Achmad ZAINUDIN

Abstract


Abstract

         Copper and gold mining industry produce large amount of tailings effluent containing heavy metals such as Cu and Hg that will polute  environment and agricultural land, if it is not properly treated.  Effort in reducing pollution level and recovery of metal in tailing could be conducted with biosorption process using microbial cell as an absorbent agent. This study aims to determine the ability of selected white rot fungi (WRF) immobilized on empty fruit bunches of oil palm (EFB)  to absorb Cu (II) metals in tailing. Based on growth rate, ligninolytic enzymes activity, and the absorption capacity of heavy metals, the superior WRF candidate was Omphalina sp. The ability of biomass Omphalina sp. to decrease the con-centrateion of Cu (II) with an initial concentration of 150 ppm, up to 63%. Omphalina sp. that immobilized on TKKS was able to reduce Cu (II) as much as 66-77% at pH 4.0 for 60 minutes. 

Abstrak

                Eksploitasi tambang tembaga dan emas banyak menghasilkan limbah tailing yang masih me-ngandung logam berat seperti Cu (II) dan Hg (II). Limbah tersebut berpotensi mencemari perairan dan lahan pertanian bila tidak ditangani dengan baik.  Usaha untuk mengatasi limbah tailing dan sekaligus memekatkan (recovery) logam di dalam-nya dapat dilakukan dengan proses biosorpsi menggunakan sel mikroba. Penelitian ini bertujuan menetapkan kemampuan biomassa jamur pelapuk putih (JPP) yang diimobilisasi pada tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam mengabsorpsi ion logam Cu (II). Metode biosorpsi logam yang digunakan dengan sistem batch dengan kadar logam 300 ppm, 200 ppm,dan 150 ppm. Hasil seleksi JPP berdasarkan laju pertumbuhan, aktivitas enzim ligninolitik, dan penyerapan logam berat telah  diperoleh   kandidat   JPP   unggul  yaitu Omphalina sp. Dalam media PDB,  Omphalina sp. toleran terhadap Cu (II) hingga konsentrasi 150 ppm. Kemampuan biomassa Omphalina sp. untuk penurunan konsentrasi Cu (II) dengan konsentrasi awal 150 ppm yaitu mencapai 63%. Omphalina sp. yang diimobilisasi dengan TKKS mampu menurun- kan kandungan Cu (II) sebesar 66-77%  pada pH 4.0 selama 60 menit. 



Keywords


Tailing bioremediation, metal biosorption, white-rot fungi, fungal immobilization

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v83i1.11

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Menara Perkebunan



CALL FOR PAPERS:

Menara Perkebunan sebagai media komunikasi penelitian di bidang Perkebunan membuka peluang kepada peneliti, akademisi untuk memuat tulisan:
- hasil penelitian orisinil,
- pengembangan teknologi,
- review/ulasan tentang bioteknologi dan bioindustri serta aplikasinya pada bidang pertanian, kesehatan dan lingkungan serta aspek bioteknologi yang lain.

MENARA PERKEBUNAN Indexed by:
 

Content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Public License

ADDRESS:

INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY
PT. RISET PERKEBUNAN NUSANTARA
Jl. Taman Kencana No. 1, Bogor 16128. Telp. 0251-8324048/8327449. Fax. 0251-8328516
E-mail : menaraperkebunanppbbi@gmail.com http://mp.iribb.org