Peningkatan vigor kelapa sawit melalui pengayaan kecambah dengan Trichoderma asperellum, Cendawan Mikoriza Arbuskular dan Enterobacter sacchari Increasing of oil palm seedling vigor through seed enrichment with Trichoderma asperellum, Arbuscular Mycorrhizal Fungi, and Enterobacter sacchari)

Esty Puri UTAMI, Eny WIDAJATI, Endah Retno PALUPI, Nurita TORUAN-MATHIUS

Abstract


Oil palm is a leading commodity of the plantation sector in Indonesia. Improving the quality of oil palm still be carried out to increase production. Seed technology can be used as an effort to improve the quality of oil palm seeds. The aim of this experiment was to determine the effect of seed enrichment with consortium of three microbes to increase vigor of oil palm seedling in pre nursery stage. The experiment design of this reseach was using completely randomize block design consisted of two factors. The first was seed coating consist of two factors, ie: coated seed and uncoated seed. Second was seed enrichment consist of eight factors, ie: control, enrichment with E. sacchari, abruscular mycorrhizal fungi (AMF), T. asperellumE. sacchari+ AMF, E. sacchariTasperellum, AMF + T. asperellumE. sacchari+ AMF + T. asperellum. The result showed that enrichment with consortium of three microbes could increase vigor of oil palm seedling based on seedling germination, rate of germination, palm height, and numbers of survival seedling.

[Keywords:biological agent, compatibility, diazotroph]

 

Abstrak

 

*) Penulis korespondensi: eny.widajati61@gmail.com

 Kelapa sawit adalah komoditas unggulan sektor perkebunan di Indonesia. Peningkatan mutu kelapa sawit terus dilakukan agar mening-katkan produksinya. Teknologi benih dapat digu-nakan sebagai salah satu upaya peningkatan mutu benih kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan pengaruh pengayaan konsorsium tiga mikroba, E. sacchari,T. asperellumdan cendawan mikoriza arbuskular (CMA) dan pelapisan kecambah terhadap peningkatan vigor bibit kelapa sawit di pre nursery. Percobaan dirancang dengan rancangan acak kelompok dengan dua faktor, yaitu pelapisan dan pengayaan. Pelapisan terdiri dari dua taraf, yaitu dengan pelapisan dan tanpa pelapisan. Pengayaan terdiri dari 8 taraf, yaitu kontrol, pengayaan dengan E. sacchari, CMA, T. asperellum, E. sacchari+ CMA, E. sacchari + T. asperellum,CMA + T.asperellum,E. sacchari+ CMA + T. asperellum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengayaan dengan konsor-sium tiga mikroba dapat meningkatkan vigor bibit kelapa sawit berdasarkan parameter daya tumbuh, kecepatan tumbuh, tinggi bibit, dan jumlah bibit yang hidup. 

 

[Kata kunci:    agen hayati,    diazotrop, kompa-tibilitas]


Keywords


biological agent; compatibility; diazotroph

Full Text:

72-80 PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v86i2.267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 E-Journal Menara Perkebunan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

CALL FOR PAPERS:

Menara Perkebunan sebagai media komunikasi penelitian di bidang Perkebunan membuka peluang kepada peneliti, akademisi untuk memuat tulisan:
- hasil penelitian orisinil,
- pengembangan teknologi,
- review/ulasan tentang bioteknologi dan bioindustri serta aplikasinya pada bidang pertanian, kesehatan dan lingkungan serta aspek bioteknologi yang lain.

MENARA PERKEBUNAN Indexed by:
 

Content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Public License

ADDRESS:

INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY
PT. RISET PERKEBUNAN NUSANTARA
Jl. Taman Kencana No. 1, Bogor 16128. Telp. 0251-8324048/8327449. Fax. 0251-8328516
E-mail : menaraperkebunanppbbi@gmail.com http://mp.iribb.org