Penapisan bakteri penghasil bioplastik polihidroksi alkanoat dari tanah tempat pembuangan sampah dan limbah cair pabrik kelapa sawit Screening of bioplastics polyhydroxy alkanoic producing bacteria from landfill and palm oil mill effluents

Irma KRESNAWATY, Haryo Tejo PRAKOSO, Deden Dewantara ERIS, Agustin Sri MULYATNI

Abstract


Abstract

Plastic wastes  have  become a serious problem  of  the world  because of  unbiodegradable  property. There are many  solutions to this problem  and  one of  them is by replacing conventional plastic base  material with  the  biodegradable  materials. Bioplastic material that is quite important for industries and  recently being developed  by  scientists  is Polyhydroxyalcanoate (PHA). It is a natural polyester which  can be produced  by several microorganisms, like bacteria and algae. Bacterial isolations  from landfills waste and  palm oil mill effluents were conducted on this research. Preliminary screenings of PHA-producing-bacteria were examined qualitatively using  0.05%  Nile red dye. The selection results showed  that among 32 bacterial isolates, 10  of  them could  accumulate PHA  which  could be detected qualitatively through  its  fluorescence in  UV  ray  at λ 235 nm. TH-D092 and LC-S05 isolates originated  respectively  from landfill and  palm oil mill effluent had ability to accumulate PHA respectively  6.67 and 9.44% dried cell weight. Identification  of  the microbe concluded  that TH-D092  was Pseudomonas aeroginosa, whilst LC-S05 and LC-D02 isolates was  Bacillus subtilis.

Abstrak

Limbah plastik menjadi masalah serius yang dihadapi dunia karena sulit didegradasi mikroba. Salah satu solusi masalah adalah dengan mengganti bahan dasar plastik konvensional dengan plastik biodegradable (bioplastik). Bahan bioplastik yang cukup penting bagi indutri  dan saat ini terus dikembangkan oleh peneliti adalah Polihidroksial- kanoat (PHA). PHA merupakan poliester alami yang dapat diproduksi oleh mikroorganisme, seperti bakteri dan alga. Pada penelitian dilakukan isolasi bakteri dari tanah tempat pembuangan sampah (TPS) dan limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS). Penapisan awal bakteri penghasil PHA dilakukan secara kualitatif menggunakan pewarna Nile red  0.05%. Hasil penapisan menunjukkan diantara ke-32  isolat bakteri diperoleh 10 isolat mampu mengakumulasi PHA secara kualitatif, yaitu isolat yang mampu menimbulkan  pendaran floresen pada sinar UV  pada λ 235 nm. Isolat TH-D092 dari tanah tempat pembuangan  sampah dan isolat LC-S05 dari limbah cair pabrik kelapa sawit memiliki kemampuan mengakumulasi PHA berturut-turut  6,67 dan 9,44% dari berat sel kering. Hasil identifikasi spesies bakteri menunjukkan bahwa isolat TH-DO9 termasuk Pseudomonas aeroginosa, LC-SO5 dan LC-DO2 termasuk Bacillus subtilis.


Keywords


Pseudomonas aeroginosa, Bacillus subtilis, plastic waste, waste treatment

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v82i1.28

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Menara Perkebunan



CALL FOR PAPERS:

Menara Perkebunan sebagai media komunikasi penelitian di bidang Perkebunan membuka peluang kepada peneliti, akademisi untuk memuat tulisan:
- hasil penelitian orisinil,
- pengembangan teknologi,
- review/ulasan tentang bioteknologi dan bioindustri serta aplikasinya pada bidang pertanian, kesehatan dan lingkungan serta aspek bioteknologi yang lain.

MENARA PERKEBUNAN Indexed by:
 

Content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International Public License

ADDRESS:

INDONESIAN RESEARCH INSTITUTE FOR BIOTECHNOLOGY AND BIOINDUSTRY
PT. RISET PERKEBUNAN NUSANTARA
Jl. Taman Kencana No. 1, Bogor 16128. Telp. 0251-8324048/8327449. Fax. 0251-8328516
E-mail : menaraperkebunanppbbi@gmail.com http://mp.iribb.org